Dunia anakanak adalah
dunia yang penuh dengan keriangan. Di masa anakanak dunia selalu ditafsirkan
sebagai kenyataan yang dinamis. Sebuah kenyataan yang tidak hendak untuk
diseriusi. Dimana pada kenyataan demikian, kesadaran anakanak tidak sama dengan
logika manusia dewasa yang selalu menganggap dunia sebagai masa yang di amanahi
tanggung jawab. Singkat kata, kenyataan di masa anakanak adalah kenyataan yang
diterima tanpa ada intrepertasi normative. Dunia anakanak adalah dunia bermain.
Maka tak heran jika dimasa
kanakkanak, dalam memperkenalkan kenyataan yang akan di jalani kelak, sedikit
banyak bersentuhan dengan dunia permainan. Anakanak dan permainan merupakan dunia yang
memiliki hukum logika tersendiri.
Tidak seperti dunia orang dewasa yang penuh dengan tanggung jawab, aturan, maupun ikatan imperative yang mengikat, dunia anakanak adalah permainan dengan alam kebebasan. Dalam bermain, anakanak bisa melakukan apa saja, tidak ada jejaring kekuasaan berlaku. Dimana permainan menyituasikan anakanak sebagai subjek yang merdeka, tanpa harus khawatir melakukan sesuatu. Di waktu inilah daya imajinasi mendapatkan posisinya sebagai bahasa anakanak.